Punya otak nggak?
Tuesday, May 29th, 2007Coba tebak, orang apa yang paling
sabar? Nggak tersinggung, jika
mendapat pertanyaan itu.
It was lunch time…
I ordered nasi bungkus di restoran
Padang. And the waiter smiled,
"Yes, we have it." Mau berapa?
‘Satu nasi, dibungkus, pake otak.’
** CUT **
Hehe… itulah orangnya. Ketika ditanya,
yang ada di otaknya beda. Konteks
pertanyaan yang bagi sebagian
orang dianggap menyinggung perasaan,
bagi pelayan restoran Padang,
dianggap sebagai hal yang wajar.
Itulah salah satu kehebatan otak
manusia, mampu mengenali konteks.
Selain juga berbagai fungsi canggih,
dari menghitung, menghafal, bicara,
mendengar, bergerak, merasa, dll.
That’s the centre of your … everything!
Di situlah juga letak dari jiwa.
Jika kena tembak di kaki atau tangan,
orang masih bisa hidup. Mungkin hanya
perlu amputasi.
Jika bagian vital, seperti jantung,
paru2 atau hati; kemungkinan tetap hidup
kecil, karena darah yang keluar akan
menyebabkan suplai ke otak berkurang
dan lama-kelamaan terasa menggigil
hingga nggak bisa merasa apapun.
And suddenly you are …
<silakan bayangkan, sesuai keyakinan
masing-masing>
Snipers are trained to do head-shot,
karena itulah bagian paling vital,
dimana ada otak. Jika incar bagian
lain, masih ada kemungkinan hidup
atau si target menyampaikan pesan2
terakhir.
But if the bullet gets through
the skull, itu seperti mematikan pusat
saklar listrik, turunin yang itu maka
semua aliran setrum terhenti,
dalam sekejab semua akan jadi gelap!
Wow!
Kita semua punya otak, ya kan?
Hold your head now. Yes, do it …
Come on, rub your hair.
We’ll start from the forehead,
dari bagian jidat. Di situlah pusat
kegiatan rasional, mikir, berhitung,
bicara, imajinasi, everything yang
dilakukan dalam keadaan sadar.
Itulah Cerebrum! Otak besar
Satu level di bawahnya, di tengah
antara kedua telinga… can you imagine,
itulah Cerebellum, otak kecil,
yang mengatur keseimbangan tubuh.
Terus nyambung ke bawah, ke sumsum,
itulah otak batang, medulla oblongata,
atau otak lanjutan yang kadang disebut
otak reptil.
Fungsinya adalah mengatur kegiatan
fisik. Para atlet, tentara, penari balet
hingga aktor (khususnya pantomim)
banyak memakai otak bagian ini.
Mereka punya bakat khusus dalam olah fisik,
otot dan gerakan.
Mekanisme pertahanan diri juga dilakukan
oleh bagian ini.
AWAAAASSS!!
You were walking, tiba2 ada yang teriak
dan sebuah batu seukuran kepalan tangan
melayang… mendekati kepala dan …
Hey, you don’t have much time!
Nggak sempet untuk mikir dengan
otak depan, yang di bagian jidat,
untuk tau berapa kecepatan lemparan
itu berapa kilometer per jam.
Suddenly you crouch! Lho…
Secara reflek, tiba2 Anda jadi jongkok!
Padahal itu nggak direncanakan,
it happened so fast!
Baru beberapa detik kemudian, you started
to realize and think "Tadi ada apa sih?"
Then you start to feel:
Angry, afraid, upset or sad … yang jelas,
nggak mungkin di saat itu jadi happy.
Emosi! Atau perasaan, itu yang kemudian
muncul kan?
That’s when your lymbic area menjadi
aktif. Lalu memicu pusat otak mengaktifkan
kelenjar hormon dan diproduksilah
Adrenalin yang memicu ketegangan.
The blood carried that hormone and
suddenly you felt … thrilled,
seperti dapat kekuatan ekstra.
Untuk kabur? Atau melawan?
To flight or fight?
So far, are you still reading my blog?
Hey, I’m using HYPNOTIC WRITING
technique… I can make you terus
membaca dan nggak berhenti.
Ya, karena memang belum selesai!
Don’t move to another page, please…
Or if you want to know about it,
you can open new page, dan cari di
GOOGLE tentang Joe Vitale, penulis
buku itu, juga situs pribadinya:
I learned from him, how to write
dengan gaya yang lebih bisa menghibur
tanpa mendangkalkan isi. Juga membuat
kalimat yang bisa memprovokasi dan
mengaktifkan otak para pembaca
untuk merasa, berimajinasi dan …
Tapi itu ntar aja, supaya nggak
bingung, ngebaca dua halaman sekaligus,
better if you focus on my blog sampai
selesai.
Let’s get back to the brain topic!
Selain untuk survival function,
we knew ada dua belahan otak.
Ada yang kanan, dan ada yang …
(Come on, say it)
Kiri!
Yeah, gitu dong …
There was a joke untuk menanggapi
pertanyaan:
Apa definisi jenius?
Person who use the left and right brain
optimally.
Apa definisi idiot?
Person who has nothing right in
the left brain; and nothing left
in the right brain.
Actually being smart is a very broad
topic. Ada yang mengkategorikan
kecerdasan berdasarkan potensi otak.
Yang kiri untuk logika, matematika,
tata bahasa, keteraturan, menyanyi
dengan not balok yang teratur, dll.
Yang kanan untuk imajinasi, seni,
puisi, spontanitas, menyanyi dengan
improvisasi, dll.
Juga ada delapan jenis kecerdasan,
dari teorinya Howard Gardner.
He’s a professor from Harvard university,
yang mencetuskan tentang …
MULTIPLE INTELLIGENCE
- Linguistik
- Visual
- Natural
- Fisik-kinestetik
- Musikal
- Matematis-Logis
- Intrapersonal
- Interpersonal
Being smart, is about knowing your talent
dan menjadi optimal di situ. Fokus untuk
makin mengasahnya.
Of course, ada aja yang multi-talented,
tapi biasanya sih ada satu yang paling
dominan.
Untuk bisa jadi jurnalis, penulis
(dari puisi, artikel, blog, naskah
drama, dll) harus punya bakat di bidang
Linguistik.
And, that’s me!
Dengan bakat itu bisa jadi copy-writer
juga yang biasanya berpasangan dengan
Art Director, yang biasanya anak
disain grafis, punya jiwa seni,
bisa membedakan berbagai warna,
jenis arsiran, jago ngegambar.
Itulah bakat visual!
Yang juga dimiliki para fotografer,
sutradara, fashion stylist, dll.
I remembered pernah naik perahu
dengan para nelayan, mancing
di Anyer. I only survive satu jam,
sudah muntah-muntah dan lemes.
Para nelayan itu, sudah kebal dengan
perahu yang terus goyang!
Mereka juga tau dimana letak perairan
yang banyak ikannya. Bagi orang yang
biasa hidup di darat, semua yang
terlihat hanya air aja.
Also they understand perubahan cuaca,
perubahan arah angin, dll.
That’s Natural intelligence!
Penjelasan tentang Fisik-kinestetik?
Sudah dijelasin, di bagian sebelum
yang ada tulisan:
AWAAAASSS!!
(Ayo, scroll lagi ke atas)
Oke, lanjut ya …
Kemampuan musikal, ya udah jelas dari
sebutannya. Bisa main alat musik,
nyanyi, nyiptain lagu.
Math &logic, biasanya anak2 IPA dan
nantinya masuk jurusan teknik.
Ada juga yang jadi akuntan, surveyor,
estimator, bahkan jadi detektif.
Intrapersonal, adalah keahlian untuk
sadar akan diri sendiri, berpikir
obyektif, menganalisa berbagai
fenomena dalam kehidupan, menemukan
makna hidup, being philosopher!
Sedangkan Interpersonal, atau kadang
disebut juga EQ (Emotional Quotient)
It is about how we relate to others,
to understand others too.
(Read again dua blog tentang Spiderman)
EQ ada 5 komponen:
- Memahami diri sendiri
- Mengatur emosi
- Memotivasi diri sendiri
- Memahami orang lain (empati)
- Social skill, kemampuan berinteraksi
dan berkomunikasi…
I’m not gonna write about it now,
you must wait semua hal ini lebih
detil… when my book is finished.
Blog hanya sample, kalo mau baca
yang lengkap, tunggu ya…
Please send me a comment:
- Did I make you felt curious sehingga
terus membaca?
- Did you follow what I told you to
do while you read?
- Will you buy my book, when it is done?
- Will you recommend this blog
to your friends?
Finally, pertanyaan yang jadi judul
tadi: Ya, kita semua punya otak!
Tapi nggak semua orang punya bakat
yang sama. Untuk itulah penting bagi
semua orang to realize that in order
to live a magnificent life, you must
have a purpose.
Bakat dan ketrampilan membina hubungan,
atau IQ dan EQ, keduanya berperan
penting menentukan keberhasilan.
AND …
When you rely on GOD, when you knew
what is your destiny, why you are placed
on earth, you will know also how to live.
** CUT **
Akhirnya, nasi dituangi bumbu kuah,
daun singkong dan sambel ijo, plus
otak sapi. That was my lunch!
That was my source of inspiration
untuk nulis blog kali ini.
Ask yourself:
Punya otak nggak?
+ yoDi +