Archive for May, 2007

Punya otak nggak?

Tuesday, May 29th, 2007

Coba tebak, orang apa yang paling
sabar? Nggak tersinggung, jika
mendapat pertanyaan itu.

It was lunch time…

I ordered nasi bungkus di restoran
Padang. And the waiter smiled,
"Yes, we have it." Mau berapa?

‘Satu nasi, dibungkus, pake otak.’

** CUT **

Hehe… itulah orangnya. Ketika ditanya,
yang ada di otaknya beda. Konteks
pertanyaan yang bagi sebagian
orang dianggap menyinggung perasaan,
bagi pelayan restoran Padang,
dianggap sebagai hal yang wajar.

Itulah salah satu kehebatan otak
manusia, mampu mengenali konteks.
Selain juga berbagai fungsi canggih,
dari menghitung, menghafal, bicara,
mendengar, bergerak, merasa, dll.

That’s the centre of your … everything!
Di situlah juga letak dari jiwa.

Jika kena tembak di kaki atau tangan,
orang masih bisa hidup. Mungkin hanya
perlu amputasi.

Jika bagian vital, seperti jantung,
paru2 atau hati; kemungkinan tetap hidup
kecil, karena
darah yang keluar akan
menyebabkan suplai ke otak berkurang
dan lama-kelamaan terasa menggigil
hingga nggak bisa merasa apapun.

And suddenly you are …
<silakan bayangkan, sesuai keyakinan
masing-masing>

Snipers are trained to do head-shot,
karena itulah bagian paling vital,
dimana ada otak. Jika incar bagian
lain, masih ada kemungkinan hidup
atau si target menyampaikan pesan2
terakhir.

But if the bullet gets through
the skull, itu seperti mematikan pusat
saklar listrik, turunin yang itu maka
semua aliran setrum terhenti,
dalam sekejab semua akan jadi gelap!

Wow!

Kita semua punya otak, ya kan?

Hold your head now. Yes, do it …

Come on, rub your hair.

We’ll start from the forehead,
dari bagian jidat. Di situlah pusat
kegiatan rasional, mikir, berhitung,
bicara, imajinasi, everything yang
dilakukan dalam keadaan sadar.

Itulah Cerebrum! Otak besar

Satu level di bawahnya, di tengah
antara kedua telinga… can you imagine,
itulah Cerebellum, otak kecil,
yang mengatur keseimbangan tubuh.

Terus nyambung ke bawah, ke sumsum,
itulah otak batang,
medulla oblongata,
atau otak lanjutan yang kadang disebut
otak reptil.

Fungsinya adalah mengatur kegiatan
fisik. Para atlet, tentara, penari balet
hingga aktor (khususnya pantomim)
banyak memakai otak bagian ini.

Mereka punya bakat khusus dalam olah fisik,
otot dan gerakan.

Mekanisme pertahanan diri juga dilakukan
oleh bagian ini.

AWAAAASSS!!

You were walking, tiba2 ada yang teriak
dan sebuah batu seukuran kepalan tangan
melayang… mendekati kepala dan …

Hey, you don’t have much time!

Nggak sempet untuk mikir dengan
otak depan, yang di bagian jidat,
untuk tau berapa kecepatan lemparan
itu berapa kilometer per jam.

Suddenly you crouch! Lho…
Secara reflek, tiba2 Anda jadi jongkok!
Padahal itu nggak direncanakan,
it happened so fast!

Baru beberapa detik kemudian, you started
to realize and think "Tadi ada apa sih?"

Then you start to feel:

Angry, afraid, upset or sad … yang jelas,
nggak mungkin di saat itu jadi happy.

Emosi! Atau perasaan, itu yang kemudian
muncul kan?

That’s when your lymbic area menjadi
aktif. Lalu memicu pusat otak mengaktifkan
kelenjar hormon dan diproduksilah
Adrenalin yang memicu ketegangan.

The blood carried that hormone and
suddenly you felt … thrilled,
seperti dapat kekuatan ekstra.

Untuk kabur? Atau melawan?
To flight or fight?

So far, are you still reading my blog?
Hey, I’m using HYPNOTIC WRITING
technique… I can make you terus
membaca dan nggak berhenti.

Ya, karena memang belum selesai!

Don’t move to another page, please…

Or if you want to know about it,
you can open new page, dan cari di
GOOGLE tentang
Joe Vitale, penulis
buku itu, juga situs pribadinya:

www.MrFire.com

I learned from him, how to write
dengan gaya yang lebih bisa menghibur
tanpa mendangkalkan isi. Juga membuat
kalimat yang bisa memprovokasi dan
mengaktifkan otak para pembaca
untuk merasa, berimajinasi dan …

Tapi itu ntar aja, supaya nggak
bingung, ngebaca dua halaman sekaligus,
better if you focus on my blog sampai
selesai.

Let’s get back to the brain topic!

Selain untuk survival function,
we knew ada dua belahan otak.

Ada yang kanan, dan ada yang …

(Come on, say it)

Kiri!

Yeah, gitu dong …

There was a joke untuk menanggapi
pertanyaan:

Apa definisi jenius?
Person who use the left and right brain
optimally.

Apa definisi idiot?

Person who has nothing right in
the left brain; and nothing left
in the right brain.

Actually being smart is a very broad
topic. Ada yang mengkategorikan
kecerdasan berdasarkan potensi otak.

Yang kiri untuk logika, matematika,
tata bahasa, keteraturan, menyanyi
dengan not balok yang teratur, dll.

Yang kanan untuk imajinasi, seni,
puisi, spontanitas, menyanyi dengan
improvisasi, dll.

Juga ada delapan jenis kecerdasan,
dari teorinya
Howard Gardner.
He’s a professor from Harvard university,
yang mencetuskan tentang …

MULTIPLE INTELLIGENCE

- Linguistik
- Visual
- Natural
- Fisik-kinestetik
- Musikal
- Matematis-Logis
- Intrapersonal
- Interpersonal

Being smart, is about knowing your talent
dan menjadi optimal di situ. Fokus untuk
makin mengasahnya.

Of course, ada aja yang multi-talented,
tapi biasanya sih ada satu yang paling
dominan.

Untuk bisa jadi jurnalis, penulis
(dari puisi, artikel, blog, naskah
drama, dll) harus punya bakat di bidang
Linguistik.

And, that’s me!

Dengan bakat itu bisa jadi copy-writer
juga yang biasanya berpasangan dengan
Art Director, yang biasanya anak
disain grafis, punya jiwa seni,
bisa membedakan berbagai warna,
jenis arsiran, jago ngegambar.

Itulah bakat visual!
Yang juga dimiliki para fotografer,
sutradara, fashion stylist, dll.

I remembered pernah naik perahu
dengan para nelayan, mancing
di
Anyer. I only survive satu jam,
sudah muntah-muntah dan lemes.

Para nelayan itu, sudah kebal dengan
perahu yang terus goyang!

Mereka juga tau dimana letak perairan
yang banyak ikannya. Bagi orang yang
biasa hidup di darat, semua yang
terlihat hanya air aja.

Also they understand perubahan cuaca,
perubahan arah angin, dll.

That’s Natural intelligence!

Penjelasan tentang Fisik-kinestetik?
Sudah dijelasin, di bagian sebelum
yang ada tulisan:

AWAAAASSS!!

(Ayo, scroll lagi ke atas)

Oke, lanjut ya …

Kemampuan musikal, ya udah jelas dari
sebutannya. Bisa main alat musik,
nyanyi, nyiptain lagu.

Math &logic, biasanya anak2 IPA dan
nantinya masuk jurusan teknik.

Ada juga yang jadi akuntan, surveyor,
estimator, bahkan jadi detektif.

Intrapersonal, adalah keahlian untuk
sadar akan diri sendiri, berpikir
obyektif, menganalisa berbagai
fenomena dalam kehidupan, menemukan
makna hidup, being philosopher!

Sedangkan Interpersonal, atau kadang
disebut juga EQ (Emotional Quotient)

It is about how we relate to others,
to understand others too.
(Read again dua blog tentang
Spiderman)

EQ ada 5 komponen:

- Memahami diri sendiri
- Mengatur emosi
- Memotivasi diri sendiri
- Memahami orang lain (empati)
- Social skill, kemampuan berinteraksi
dan berkomunikasi…

I’m not gonna write about it now,
you must wait semua hal ini lebih
detil… when my book is finished.

Blog hanya sample, kalo mau baca
yang lengkap, tunggu ya…

Please send me a comment:

- Did I make you felt curious sehingga
terus membaca?
- Did you follow what I told you to
do while you read?
- Will you buy my book, when it is done?
- Will you recommend this blog
to your friends?

Finally, pertanyaan yang jadi judul
tadi: Ya, kita semua punya otak!

Tapi nggak semua orang punya bakat
yang sama. Untuk itulah penting bagi
semua orang to realize that in order
to live a magnificent life, you must
have a purpose.

Bakat dan ketrampilan membina hubungan,
atau IQ dan EQ, keduanya berperan
penting menentukan keberhasilan.

AND …

When you rely on GOD, when you knew
what is your destiny, why you are placed
on earth, you will know also how to live.

** CUT **

Akhirnya, nasi dituangi bumbu kuah,
daun singkong dan sambel ijo, plus
otak sapi. That was my lunch!

That was my source of inspiration
untuk nulis blog kali ini.

Ask yourself:

Punya otak nggak?

+ yoDi +

Kaka

Thursday, May 24th, 2007

il ragazzo che ogni madre vorrebe di avere
come un figlio

* The boy that every mother wanted to have
as a son *

Itulah julukan Kaka, yang diberikan
koran Italia, La Stampa.

Ricardo Izecson dos Santos Leite
.
That’s his real name!

Kostum ‘I belong to Jesus’ sudah jadi
ciri khasnya. Pertama kali, dipakai
saat juara Piala Dunia 2002.

He’s handsome, rich, famous, religious,
hidupnya juga nggak ‘macem-macem’

Starting his career in Sao Paulo,
Ricardo was once just a boy who
suffered patah tulang punggung,
sebanyak 6 ruas.

Hampir lumpuh dan harus selalu di kursi roda,
terapi penyembuhannya adalah dengan
olahraga, he decided to play soccer,
lalu keterusan sampai jadi atlet
profesional dan berprestasi.

He won the Champions League 06/07 with
AC Milan. Sepuluh gol di pentas europe,
sangat layak jadi pemain terbaik.
Saat final vs Liverpool, dua peluang
yang jadi gol berasal dari Kaka.

Menit 45: Melewati dua pemain, Kaka dijatuhkan
di luar kotak penalti, Pirlo free-kick
dan dibelokkan oleh Inzaghi

Menit 82: Situasi counter-attack, Kaka
terus di-marking dan dia melihat Inzaghi
lebih berpeluang, lolos dari offside,
Inzaghi duel one on one dengan Reina…

2-0 hingga akhirnya Dirk Kuyt menipiskan
selisih jadi 2-1

Kaka juga jadi model beberapa produk
busana, juga produk sepatu dan kostum.

Oh ya, bad news for girls…

He already got married!

The woman is his best friend since
very young. Sempat long-distance selama
dua musim pertama di Milan. Her name
is Caroline… hmmm… benar2 pasangan
ideal
, ganteng dan cantik, sama-sama
keren, terkenal dan sukses.

Kaka dikenal sebagai pribadi yang alim,
home-lover, nggak suka dugem atau berbuat
yang aneh-aneh. Di lapangan, juga kalem.
Permainannya cenderung tipe lurus,
jarang menggocek atau aksi individu,
plain, simple but can make the difference.

He is always thankful to His creator,
expressing his joy whenever he scores
a goal by lifting both hands up, with
index fingers pointing to the sky,

A gesture of "All who I am today,
is because of His grace."

I wrote about him today.

Simply as a promise I made to Felisia,
an admirer who called herself ‘Dede’
and fall in love with him!

"Kalau Milan juara, I will write about
him at my blog."

"Wah.. awas lu Yod, jangan ah… Ntar
makin banyak yang suka sama Kaka."

http://www.friendster.com/gholackz

Hehe.. I admire him, that’s why
you all should know too…

"Ha! Rasain… sekarang jadi banyak yang
tau soal Kaka. Jadi banyak saingan!
Yang udah pasti, dengan si Caroline…"

"Ya udah dengan adiknya si Kaka aja,
hehe… Ayo Kaka, Dede selalu mendukungmu!"

Tentang Kaka, bisa dilihat di situs AC Milan

www.acmilan.com

This is the closing, yang kadang bingung
juga menemukan kalimat yang pas.

What WE can learn from Kaka:

- Every misery and adversity bukanlah
akhir dari segalanya. Selalu ada sisi
positif dari tiap peristiwa
. Dari patah
tulang punggung, malah jadi rajin olahraga
dan sekarang jadi jago, berprestasi,
terkenal dan pantas dijadikan idola.

- Setia dengan satu cewek. Bahkan meski
long-distance, tetap bisa jaga komitmen.
Meski punya banyak fans, juga berbagai
model cantik yang antri di ‘waiting list’
Kaka tetap dengan Caroline.

- Also mereka dengan bangga mengakui ke publik
at their wedding day

"We are still pure* until our first night."

(* sama-sama masih perawan dan perjaka)

Nggak banyak yang bisa seperti itu,
apalagi jaman sekarang dalam konteks
budaya yang makin free.

It takes two to make such a commitment.

- Magnanimous, Kaka dikenal sebagai dermawan.
Menjadi donatur dari beberapa yayasan amal
di
Brasil, untuk anak-anak yang butuh fasilitas
olahraga agar kelak bisa jadi atlet.

- Always give thanks to God! Bukan hanya
secara simbolis dari gesture tiap cetak gol,
atau kaos dalamnya. Salah satu caranya
adalah dengan doing charity.

A role model for us…

Simply great! On and off the field…

Congratulazioni per AC MILAN,
il trofeo è un rinocoscimento della tua
grandezza!

Congratulation for Rossoneri,
the trophy is an acknowledgment of your
greatness!

+ yoDi +

The people I met

Monday, May 21st, 2007

I met people, many of them.

From SPG’s, supervisor, middle-manager,
until those who are ‘the big deal’
those who hold the key role.

Out of those, I see there are several
traits, or characteristics, they shared.

It’s not about their level of education
or position, this is about attitude.

Those who are meant to be ‘big player’
bukan karena nasib, atau ‘emang dari sononya’
it’s about how they behave, think, speak
and being a master.

***

Ada beberapa SPG who only do their job,
bagi brosur, senyum ramah dan try to attract
customers. Ada beberapa SPB yang tampilannya
hmmm… in one word: androgini.

This type of males, who behaves
not accordingly to their gender…
I watched them, they have low score,
it’s not because they’re lazy or
dummy on their job.

Imagine, you’re a customer … would you
be attracted to listen someone with
such ‘too sweet to be a man’ style?

From guys, they’ll get quick ‘no, thanks’
From girls, they’ll earned smile …
yang bisa berarti banyak, maybe it’s
funny to see those ‘half-made males’
how they moved and listen
to their girly voice.

But for the real job, can they attract
customers TO BUY? Hmmmm… from what I
observed, NO!

People want to listen to serious people,
they don’t buy from clowns.

It is about image. Heran juga,
ada HRD yang menerima mereka. Tapi,
ya sudahlah … it’s their business.

***

Ada SPG yang nggak peka. I was just
landed there, sit for a few seconds.
One of them, ajak ngobrol when I was
actually: masih ngos-ngosan, gerah,
berkeringat, dan ngipas-ngipas.

She kept talking and asked me a lot
of questions … ABOUT HERSELF!

I wish I could … tell her, this isn’t
the right time. Lihat situasi dong,
juga when you start a conversation,
try to be balance, show your interest
kepada rekan bicara, don’t keep talking
about YOURSELF
, try to find out
apa yang jadi minat tiap orang.

***

Ada SPG yang oke, dari segi skill komunikasi,
when she wanted to ask me questions,
she politely approached me

"Sir, do you have time?
Can I ask you some questions?"

I appreciate this one, she knew the
right questions firstly to be asked.

***

Ada seorang manajer kartu kredit dari
counter sebelah, suddenly he sat next
to me. I was reading, not yet ready to
have conversation. Juga orang ini nggak
peka. He kept talking, without realizing
that … I wasn’t listening, I was there
to serve customers of my bank (who hired me),
not EVERYONE.

So I politely told him "I am here to
answer questions para nasabah yang
buka rekening. So if you wanna ask me,
any financial matters, please go to the
next table first, then I will serve you.

OR … you can wait, kalau sudah break,
I will have free-time dan siapapun
boleh nanya. But only when I’m off stage."

Then he asked me some wrong questions,
in such an unfriendly intonation:

Do you really know how to … ?
Where did you learn to … ?

If you met a soccer athlete, you will
never ask like these:

"Do you really know how to kick … a ball?
(of course, soccer ball, to be specific)
and to dribble, to pass it, to do corner kick
or free kick?"

The answer is obvious, "If I’m not
able, I wouldn’t be an athlete now."

The right questions would be:

"Since you’re an expert in this field.
Please help me to understand how to …?"

"If I want to learn to be as good as you,
what would you suggest? where can I learn?"

You flatter others at first.
You ‘massage their ego’

Make other felt so great.
Give sincere compliment and acknowledgement.
Build positive atmosphere.

DON’T ask silly questions, yang kesannya
meragukan kemampuan atau hanya ingin untuk
menguji, padahal you already knew it better
than me.

***

Dressing up is important, if you appear
as an average, people will think so.

Most SPGs prefer to approach people
who dressed up nice, neat. In their belief,
these kind of people are likely to buy.

With shirt, shiny shoe, fresh-look.
Use perfume, kumur2 dulu dengan mouthwash
before you talk to anyone.

If your appearance is messy, you will
be less respected.

Yeah, that’s the hard fact.

Meski ada pepatah:

"Don’t judge a book by its cover."

Faktanya justru disain sampul sangat menentukan
laku atau tidaknya, terlepas dari isinya
nanti bagus atau tidak.

Cover majalah, who is there, juga ngaruh
dalam membentuk keputusan apakah akan
ada yang mau beli, terlepas isi artikelnya
mungkin sesuatu yang udah diketahui umum.

***

I also met a man, Joko Warsito.
He started everything from the low level.
Kerja di bidang E.O. dan biro iklan, dulu
mulai dari jalanan, masangin bambu dan
spanduk, lalu dipercaya jadi supir,
sering denger obrolan dan gaya bicara
bosnya, he learned not from books,
but his experience… and he’s a
master now.

He’s impressive!

He’s so humble, but knew a lot.
Also he has many friends, who always
ready to help and give contribution
whenever he is going to organize an event.

Networking, that’s important!

You can do a lot and with better quality
if you have more than two hands.

You asked people, who are expert in each
field to do their job. Don’t fiddle
or interfere with it then… Give trust
and delegate the jobs to each of them.

***

From those people I met, these are the
same traits that WE share…

Yes, we, my readers …

I’m sure you wanna be great too!

Now, read slower…

r..e..a..d..

s..l..o..w..e..r

- Know what you’re doing. Be a specialist,
but always open-up to receive new lessons,
innovations, ideas, etc

- They know how to speak. Let’s create
istilahnya ‘Communication Intelligence’

- Attitude of a winner, persistence,
relentless, live with fervor,
have unwavering personality.

- Respect. They know their value,
and can appreciate others. Tanpa ada
rasa sok atau sebaliknya, minder. They
treat all, from office-boy until
C.E.O. with the same level of respect.

- They also leave strong impression.
They are remembered, because they are
… simply great.

- They knew from a single eye contact,
who are big-player, and those who are
‘lazy and always wish for better luck’

- And… they are reading this from
my blog, right now. They are affected to
change their mind-set, right now
they hear a sound in their mind…

"This is it! I wanna be a great person.
Wow, this is interesting. I’m gonna
return to this blog again, to read some
more. And I will recommend this site to
my friends, so they may also learn."

Are you that kind of person?

OR …

"Duh! Apaan sih? gue nggak ngerti,
please deh, mana nulisnya pake Inggris
yang gue kagak ngerti. Panjang banget
dan sampai sekarang, gue masih belum
nangkep apa makna dan intinya. Udah ah,
gue mau baca bulletin board dan ngisi
pertanyaan2 yang gak penting, yang
penting fun."

Is this your respond?

*
*
*
*
*

So what kind of reaction … is happening,
right now, inside your mind?
Yang pertama, ATAU … yang kedua?

YES..
r..i..g..h..t
n..o..w..

What’s on your mind?
What type of person are you?

+ yoDi +

How to become richer?

Friday, May 18th, 2007

INVESTASI

Do you have the talent to be rich?

Uang ada dimana-mana, bisa dimiliki siapa
saja. Uang bukanlah hal yang baik atau
buruk, netral. Bukan uang, tapi ‘cinta
akan uang’ yang jadi akar kejahatan.

Uang juga hanya sebuah simbol, nilainya
dan jumlahnya bisa berubah.

Nilai adalah, gini … dulu dengan
uang
goban, kayaknya bisa beli banyak hal,
sekarang isi bensin hanya 10 liter,
dulu bisa untuk uang makan seminggu,
sekarang hanya dua atau tiga hari.

Jumlah? Ada pepatah yang harus ditantang:

Seekor burung di tangan, lebih baik
daripada dua burung yang terbang di udara.

Why? Why can’t YOU try to catch those two?

Apakah salah if WE never felt satisfied
dan ingin membuat harta terus bertambah?

Di Matius 25 aja, ada kisah tentang talenta,
yang harus diperbanyak jadi dua kali lipat.

Oh ya, soal burung… kalau hanya dipegang
di tangan, hmmm… hehehe…

Ada kisah gini:

Jam 7 pagi…

Anda sedang di pantai, punya uang sebagai
modal 10 ribu. Ada nelayan yang baru pulang
dari laut. Satu ikan dijual 10 ribu.

Anda dapat telepon, ada yang mau beli ikan
seharga 20 ribu, ntar ya jam 8 pagi, tolong
anterin…

Beberapa menit kemudian, ada teman yang lain
yang meminta Anda jual ikan itu kepadanya
seharga 30 ribu, tapi nanti jam 9 pagi.

Apa yang akan Anda lakukan?
Menjual ke teman yang pertama, dapet
noban,
jadi untung
ceban. Atau … ke teman kedua,
jadi untung
noban.

Orang-orang yang ‘biasa’ akan menjawab:

"Ya, tentu aja untuk yang beli lebih mahal
dong. Jadi tunggu aja yang jam 9."

Dan itu mengecewakan teman pertama,
juga Anda hanya dapat profit 20 ribu.

Seorang yang cerdik akan berpikir…

"Bang, Anda di sini sampai jam berapa?"

Lalu si nelayan jawab ‘Sampai jam 10, emang
kenapa?’

After a few words, Anda akan:

- Menelepon teman kedua "Mau beli ikan
berapa?"
- Ikan yang sudah dibeli seharga
ceban,
dijual ke teman pertama, dapet 20 ribu
- Lalu kembali ke nelayan, beli dua ikan.

LIHAT …

Dengan begitu, Anda bisa menghasilkan uang
60 ribu, artinya untung
goban, JIKA…
si teman kedua mau beli dua ekor ikan.

Atau setidaknya, setelah punya 20 ribu itu,
beli satu (sisa duit 10 ribu) lalu dijual
ke teman kedua, dapet 30 ribu.

Total hari itu … Anda dapat 40 ribu,
artinya profit 30 ribu.

Atau Anda beli dua, lalu dapat uang dari
teman kedua: 30 ribu plus satu ikan.

That’s the difference… antara orang
yang berpikir pendek dan seorang investor
atau punya bakat wira-usaha.

They know bahwa:

- Jumlah dan nilai uang tidak tetap.
- Uang adalah alat transaksi.
- Uang bisa berkurang atau bertambah,
tergantung peluang yang ada dan usaha.
- Melakukan transaksi, pertukaran,
perdagangan dalam bentuk barang atau jasa,
itulah cara meraih profit.

Di blog yang lalu, you’ve learned a lot
tentang bedanya
PENJUDI dan INVESTOR.
Juga prinsip belanja,
PLEASURE or BENEFIT?
And about
ASSET or BURDEN

Baca lagi deh…

Now … you’ve learned another thing.

Simple questions:

- What do YOU have? (supply)
- What other people need? (demand)
- How much you want to sell it? (price)

Atau sebaliknya:

- What do YOU need? (need)
- What other people provide? (offer)
- Who can give the lowest price
and the highest quality? (bargain)

Contoh:

- You have many books, you read it and
become smart. Then you write book,
then you offer the script to publishers,
then they print and sell, then you will
earn share of profit.

- You’re learning some skills, then
you become expert. Next you offer others
"Siapa yang mau saya ajari? Tapi bayar…"

- You’re a movie addict, beli banyak
DVD & VCD original. Setelah ditonton sekali,
so what? Bosen kan … then you ask your
friends "Mau nyewa? Tapi bayar…"

Is it evil?

Selama supply dan demand bertemu,
why not?

Pelit amat sih …

Whatever they said, ignore it!

If you want to be a money-maker, you
must know how to cultivate it.

You make them grow and understand
that money isn’t good or evil.

Money is neutral, bisa dimiliki siapapun.
Bisa pindah lewat transaksi apapun,
dalam berbagai bentuk, jumlah dan istilah.

My financial knowledge … I learned hanya
dalam beberapa hari lewat
buku kuning itu.

And it makes me … dapat tawaran pekerjaan
sampingan dari sebuah bank untuk bisa
menjelaskan semua hal tentang keuangan.

Skill, knowledge, public speaking ability,
smarty style … those are my asset!

That makes the difference between me
and my payment
WITH some other Selling crew
yang hanya ngerti cara ngoceh sambil
bagi-bagi brosur dengan cara yang agak maksa.

I explain… the prospective customers
will listen. Oh yes, they will…

sama seperti halnya Anda yang sedang larut
membaca blog ini, mereka akan terpukau!

That’s a solid proof… buying book
(just as shopping in general) is
PLEASURE,
but reading and learning give
BENEFIT.
It is also an
ASSET, it makes me earn
extra income. My
INVESTMENT is on books!

And you earn also the lesson from my blog.

If you enjoy it, tell your friends too…
You may also give relevant comment.

By reading my blog for several minutes,
you are also investing… you’ve
learned something today. And you will
return again for more. Atau setidaknya,
sambil menunggu you can read my other
postings.

Are you ready to make an investment?

+ yoDi +

How to earn richness?

Tuesday, May 15th, 2007

PLEASURE or BENEFIT?

ASSET or BURDEN?

GAMBLING or INVESTMENT?

For everything you buy or do,
always ask yourself:
Is it for pleasure or benefit?

Ada hal yang bermanfaat, tapi tidak
menyenangkan. Begitu sebaliknya.
Ada juga yang bisa sekaligus keduanya.

Prinsip yang sama juga berlaku dalam
hubungan, friendship or as couple.

Think… is it for PLEASURE or BENEFIT,
or can be for BOTH? Apakah hubungan itu
menjadi aset atau beban? Aplikasinya:
is it making your life better, gives you more
insight and benefit …

OR… is it making you stressed and feels like
riding a roller-coaster of emotions tide
and ebb? Makes you have to sacrifice a lot
more than you must. Don’t get it wrong,
everything memang needs price that
we must pay.

BUT…

Sama seperti prinsip ekonomi, dalam KONSUMSI:
Does this thing worth with the amount of
money I will spend? so does in RELATIONSHIP:

Does this person really worth your time?
Will this ‘investment’ (relationship)
brings you profit (or benefit) or just
simply for pleasure as if you’re riding
the roller-coaster, but when it’s over…
the fun and thrill is over too.

Pernah dengar kan istilah aset dan kewajiban?

Untuk tiap hal yang bisa menghasilkan
keuntungan, that’s asset. It can be your
talent, skill, charm, influence, popularity,
OR … property, tools, books, equipment
and anything else yang bisa digunakan
untuk memperoleh pemasukan.

For fisherman, perahu dan jala adalah aset,
selain juga skill dan daya-tahannya saat
di laut. So does untuk petani: tanah,
pacul, pupuk, semprotan hama, sapi
dan bibit tanaman, itulah aset, for them.
Also the knowledge tentang cuaca dan iklim,
kapan harus nanam, jarak tanam antar benih, etc.

What’s your asset?

And liability or burden, adalah anything
that you must pay. Such as: monthly bill
(phone, PLN, PAM) or annual tax. Atau hal2
yang tak terduga, such as kecelakaan,
atau biaya perawatan.

Ada juga kegiatan membuang uang atau
berbagai aktivitas yang kelak
bisa jadi hasil… that’s investment!

Misalnya: kuliah, beli buku (dan dibaca,
dipelajari, diterapkan), membiayai anak
untuk sekolah, beli saham, wira-usaha, dll.

GAMBLE

Buying lottery ticket atau memasukkan
koin ke mesin jackpot, it’s called
gambling. Nggak perlu mikir, hanya
nebak tanpa analisa dan nggak akan pernah
ada kepastian akan untung atau buntung.

Gimana dengan nebak pemenang Liga Champions:
AC Milan atau Liverpool?

There are only three rules in every casino:

- You can’t win all the time
- You can’t lose all the time
- Semua orang dapat giliran menang, tapi
selalu bandar yang paling untung

I played a PC game, I learned the AI
(artificial intellgence) tiap kali main
black-jack, ada pola tertentu, nggak bisa
kita selalu menang atau selalu kalah.
Karena itu we must adjust the amount
of money-bet. Saat tau giliran akan kalah,
pasang minimum bet. Sebaliknya, setelah
beberapa kali kalah berurutan, usually
yang berikut akan dikasih menang. So I will
put maximum bet.

That’s how I earned 100 juta dolar, dari
modal awal 1000 US$. Tapi kemudian, karena
terbawa nafsu, jadi naik-turun hingga
sekarang drop di kisaran 50 juta.

Tips:
-Jangan nambah kartu jika sudah minimal 16
-Jika dapat kartu kembar (kecuali as),
sebaiknya split.
-Jika dua kartu awal berjumlah 11,
minta DOUBLE, karena ada banyak kartu
berjumlah 10, untuk bisa max.21
-Kartu as bisa bernilai satu atau sebelas,
jika jumlahnya nanggung, sebaiknya tambah.

Relax… it’s not real money, just on
PC game. Kalo itu beneran, I would probably
udah stop saat menang di level 25 juta.
Tapi itulah sifat dasar manusia,
nggak pernah puas… lagipula kalau
berhadapan dengan card-dealer beneran
(manusia) lebih sulit diprediksi ketimbang
pikiran komputer.

In real casinos, they have cameras.
The card dealers are well-trained,
they knew if you’re a new visitor,
they also have distractors (their staff
members yang nyamar jadi pengunjung,
ikutan main untuk mancing emosi
pengunjung lain supaya ikutan,
karena dia menang terus)

Then… you are lured!
you put your chips there,
you’ll win a couple of times… until
the card-dealer offer challenge:
you must raise your bet to all or nothing!

Pufff… you lost!

Dikeruklah semua chip, nothing left.
Datang naik mobil dengan jas, pulang
bisa2 jalan kaki dan hanya pakai kaos
oblong. Atau semua saldo dikuras hanya
demi mencoba merebut kembali jumlah yang
tadi hilang.

Roullete? the chance is 1 to 38. With
36 numbers, plus 2 green areas (zero
& double zero). If you guess correctly,
you only earn 35 times of your initial bet.
You can also try your luck, nebak
genap atau ganjil, nebak kolom, nebak
tiga kelompok angka, atau nebak warna.

Jackpot machine… tough chance!
Purely based on luck, so random,
can’t be predicted!

How about Video Poker?
Also the same, untuk bisa menang hingga
jumlah tertinggi (Straight flush) =

(20/52) x (4/51) x (3/50) x (2/49) x (1/48)

Peluangnya 480:311875200
atau sama dengan 1 banding 649740
padahal perbandingan nilai uang taruhan
dengan yang akan diraih jika straight flush
2000 : 1 (Jika pasang 1000, menang akan
jadi 2.000.000) jika royal flush akan dapat 5000 x

How about playing poker with some human
opponents? Itu perlu skill, untuk
menggertak (bluff) dan pasang muka datar
sehingga nggak mudah ketebak pesaing.

Tips:
-Jika kartu awal sudah ancur, just quit
-Jika kartu awal bagus, sabar… jangan
langsung cepat2 nambah taruhan,
nanti yang lain jadi tau dan
nggak mau ikut nambah.
-Jika kartu nanggung, ikut aja, tapi
jika jangan terpancing jika ada yang
ajak nambah taruhan. Sesekali boleh
variasi dengan menggertak balik,
pasang lebih besar.
-Pelajari karakter dan kecenderungan
tiap peserta. Ada yang main aman,
ada yang berani dan mancing emosi,
always be cool dan act randomly.
-Umumnya mereka yang naruh duit dengan
cepat dan tanpa beban, punya kartu bagus.
Sebaliknya yang mikir beberapa detik,
dan sesekali melirik ke jumlah koin dan
ke kartu, punya kartu nanggung.
Yang langsung lipet dan ga mau ikutan,
udah jelas… kartu ancur.

Still wanna try? Gambling, I mean…
Mending main di PC game aja.
Kalah nggak jadi stres, menang juga nggak
bingung gimana mau ngabisinnya.
Malah, bisa jadi inspirasi nulis blog,
like I’ve done.

Btw judulnya: CASINO ISLAND

For me… gambling is not an option.

Remember the rule:

You can’t ALWAYS win or lose.
You will never knew when it is your turn.
The bookie / house always earns the most.

Ada perbedaan prinsip:

PENJUDI:
-Berani ambil resiko
-Hanya berdasarkan feeling, firasat dan
untung2an kalau dapat kartu bagus
-Mengejar jumlah yang tak terbatas,
hasilnya pun belum pasti, again…
based on probability and fortune.
-Lebih baik pulang dengan tangan hampa
daripada hanya kembali separuh modal.
Bahkan tak ragu berhutang ke sana-sini
tanpa ada kepastian bisa bayar lagi.

INVESTOR:
-Hitungan harus cermat
-Terkadang pakai intuisi, tapi harus
didukung data, fakta, trend, statistik, dll
-Mengejar target yang jelas dan spesifik,
hasilnya juga belum pasti namun bisa
direncanakan dan mungkin diraih asal disertai
kegigihan dan bakat.
-Lebih baik rugi sedikit dan masih ada
sisa modal, daripada rugi total dan
menyisakan hutang.

How about saving for investment?

"Nabung dulu, lalu nanti buka usaha.
Jangan cuma jadi karyawan."

Seberapa sering you listen to that?

Again, semua dimulai dari menabung
dan mengatur keuangan.

Sebelum beli, pikirkan … apakah
ini untuk MANFAAT atau KESENANGAN?
Apakah bisa ditunda atau harus segera
dibeli?

Lalu apakah yang jadi ASET dan KEWAJIBAN?

Choose INVESTMENT, stop GAMBLING!

You can read more, on my next blog
about investment and other useful
thoughts.

You can also read the details in the
yellow book, see my photo…

Finalmente, leggi La Sacra Bibbia

PROVERBI (AMSAL)

Capitolo 15
[16] Poco con il timore di Dio è meglio
di un gran tesoro con l’inquietudine.

Capitolo 10
[4] La mano pigra fa impoverire,
la mano operosa arricchisce.
[5] Chi raccoglie d’estate è previdente;
chi dorme al tempo della mietitura
si disonora.

Capitolo 20
[21] I guadagni accumulati in fretta
da principio non saranno benedetti alla fine.

Capitolo 21
[17] Diventerà indigente chi ama i piaceri
e chi ama vino e profumi non arricchirà.
[20] Tesori preziosi e profumi sono
nella dimora del saggio,
ma lo stolto dilapida tutto.

Arrivederci!

+ yoDi +

Spiderman-3: How to understand woman?

Monday, May 14th, 2007

"Peter, please understand how I feel…"

"Are you trying to push me away?"

"That was our kiss!"

MJ was so upset with him.

Peter Parker has changed, from a clumsy nerd
into a cool and stylish stud. Handsome,
flirty and ready to fill the party room
with his charm.

But he has changed.

Popularity can makes us turn out into someone
so different.

Worse, he didn’t have time for MJ,
he seems to didn’t really care about
her distress when she was criticized
for her bad performance on-stage.

"Just relax, everything’s gonna be OK.
Gue juga dulu begitu, sebagai
Spiderman
pernah difitnah but I can survive dan
kini mereka menyukai gue."

Nice answer…??

WRONG!

Ketika MJ (atau seorang cewek) curhat,
what you MUST do is …

JUST LISTEN…

Hold your tongue, yeah…

LISTEN…

Don’t give comment or trying to suggest
anything. Apalagi ketika itu malah
jadi ngomongin ‘how great i am’
(entah sebagai Spiderman, or whatever…
bahwa gue juga pernah ngalamin stres
dan bisa survive)

When women share her feelings, they didn’t
really ask your solution or wise advice.

They just want to be listened.

OK, song lyrics wisdom…

"Everybody wants to be understood,
well I can hear you.
Everybody needs to be loved,
Don’t give up;
Because you are loved."

(Josh Groban, Don’t Give Up)

"Karena wanita ingin dimengerti."
(ADA-Band)

"When you walk through the storm,
don’t be afraid. You will never walk alone."

(Liverpool anthem)

What are songs created for?

To be listened… of course!

So does when she calls and share her burden,
don’t try to be the wise-guy.

Enough with being sage, all you have to do
is * VERY SIMPLE *

Ssssshhh…

Close your lips, put your index finger there.
Open up your ears, and… HEART
Oh yeah, turn down the volume of your music/TV,
or just turn it off… put down the newspaper or magazine,
pause your PC game or Play-Station,
stop your meal or any activity for a while.

Listen with all your attention,
never say "Ah, it’s easy. I know how to …"

Just let her finish, give a shoulder to cry on.

You can speak some filler words:

Oh…
Ah…
I see…
Hmmm…
Okay…

Etc

Let her realized, that you’re still listening.
Then what?

"I knew how hard it is to be …"
<insert her conditions>

And … ask her "What would you do then?"

Remember guys, your voice tone, eye contact,
body gesture. Don’t be such a dumb as Peter Parker
who took MJ’s story easily and brag about
your success-story. Women just need to be
listened… and of course, being understood.

If she’s still not sure.

"It’s gonna be okay."

Then, finally… if she asks advice, barulah
you can be the wise person…

"If I’m in your position, considering that …
<insert reasoning & logic argument>
then I will choose/do/decide to …
<insert your suggestion>

Closing quotations:

"It is easier to be interested in other,
than to convince other to be interested
in you."
(Dale Carneige)

"Stop boasting about yourself. Just listen
and find out what other needs."

(Marius Panzarella)

+ yoDi +

Poetry: Story of a kitten

Friday, May 4th, 2007

With fancy words I speak to you
With all your heed, listen me well
The curtain raised, you should knew
To all a story I would tell

With falter steps like a fool
With eyes so dim, from walk to run
The kitten try to chase the wool
To her it seems a game so fun

With funny voice she used to mew
With empty eyes and silly smile
The kitten sees each days as new
To her life is a thousand mile

So she moves her tiny feet
So she grows into a cat
The
cat walks here in gracious fleet
To all the crowd she is all that!

So the cat prays daily
So each moment in faith she grows
The
cat live life so happily
To be a
lion yeah who knows?

So the cat do her routine
So in each fields she runs around
The
cat soon no longer teen
To be a
lion, hark her sound

With her courage, lion to be
With strength she speaks, with voice so bold
‘The
lion is hidden inside of me’
The
cat to her reflection told

With a loud voice of roar
With no complacent she stares the sky
The lion will ask wings to soar
The
lion wants to highly fly

With eagle’s claw, mighty as dragon
With wings spread, ready to fight
The
kitten prays to be gryphon
The
kitten knows her future bright

So we grow, we always will
So as cat we try to be
The ambition makes us not still
The
lion is there in each of me

So as gryphon, the mighty creature
So as master we all will be
The purpose gives the big picture
The prayers feed strength to our knee

So let me wrap this short story
So the curtain drops now ‘Meow meow!’
The kitten knows road to glory
The
kitten will make all shout ‘Wow wow!’

+ yoDi +

Spiderman-3 (Emotional maturity)

Thursday, May 3rd, 2007

"A man must put his wife before himself.
Can you do that, Peter?"

The aunt asked her nephew.

Peter Parker is no longer a college boy.
He has a job, found his love which once lost
-Mary Jane- and about to marry her.

The third movie is about emotional maturity.
It’s clear that the characters are now young
adults. More problems he has to face:

- Revenge from his best friend.
Harry Osborne wants payback! His father
was killed by Spiderman, his ex-girlfriend
now wanna marry Peter. He’s the new GOBLIN

- Grudge to his uncle’s killer.
The wise senior guy who said
"With great power, comes great responsibility."
means a lot to him. The murderer now turned
out to be THE SANDMAN

- Conquered by hatred, he was consumed by
an alien who makes his costume altered
black, then give him more power, but then
will take over his life. He changed, even
his personality.

- Tempted, triangle love, will he choose
to be serious with MJ, her soon-to-be wife,
who had known each other since long ago;
or the new lady, just for flirt, fling,
thrill and fun?

- New enemy, after black-spiderman’s rage
a photographer who became victim, wants to
give Spiderman a lesson. So does the alien
who became abandoned costume, choose
the new body and become: VENOM

It’s all about being a grown-up.

Are you a mature person?

It’s hard to define what and how to be
an adult. It’s not about how many years
you have had. Maybe you can add from
these lists:

To control yourself, put aside ego,
give the priority to your spouse and family,
to manage emotion and be cool in handling
problems, maintain good relationship,
to forgive and forget, to be in courtship
and … to accept responsibility.

Yeah, I won’t write such long and boring
movie review. You can read it elsewhere

www.movie.yahoo.com

Enjoy the show!

Here comes the spider!

+ yoDi +